Pelatihan Drone Untuk KLHK
Pelatihan Drone Untuk KLHK

Pelatihan Drone Untuk KLHK (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan). Angkatan 2 ini diadakan pada tanggal 16 – 20 Juli 2018.

Pelatihan bertajuk Bimbingan Teknis Pengoperasian PUTA / Drone ini dilaksanakan di Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Pelatihan serupa juga sudah dilakukan sebelumnya, anda bisa membacanya di Bimtek Pengoperasian Drone Lingkup KLHK.

Dibawah ini adalah release yang dikeluarkan oleh Humas KemenLHK.

Press Release Pelatihan Drone Untuk KLHK

Jakarta, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin, 16 Juli 2018. Kebutuhan pengembangan kompetensi personil KLHK dalam pengoperasian Pesawat Udara Tanpa Awak (PUTA), Sangat diperlukan untuk meningkatkan kinerja KLHK dalam pengumpulan data yang tepat, cepat dan akurat. Sehingga pengambilan kebijakan dapat lebih efektif dan efisien.

Bertempat di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Cianjur Jawa Barat (16/7). Pusat Keteknikan Kehutanan dan Lingkungan melaksanakan bimbingan teknis khusus pengoperasian PUTA jenis Drone, yang diikuti oleh sekitar 38 personil KLHK dari pusat dan daerah.

Kepala Pusat Keteknikan Kehutanan dan Lingkungan, Gatot Subiantoro. Menyatakan bahwa, “Peserta bimbingan teknis ini dari Papua sampai Sumatera Utara, antusiasmenya luar biasa. Dan semakin banyak UPT yang meminta bimbingan teknis seperti ini. Karena banyak dirasakan manfaatnya penggunaan alat PUTA dalam bidang lingkungan hidup dan kehutanan”.

Terbitnya Permen LHK No. 18/2019 Tentang Drone

PUTA/Drone merupakan salah satu teknologi yang sangat populer saat ini khususnya dalam penyediaan data spasial yang berguna dalam pengawasan (surveillance), pemantauan dan perencanaan kegiatan pengelolaan lingkungan
hidup dan kehutanan.

Keluarnya Peraturan Menteri LHK No. 18/2018 tentang PUTA lingkup Kementerian LHK memberikan acuan pasti kepada para personil di lapangan untuk tertib dalam pengoperasian PUTA serta tidak melanggar aturan-aturan yang ada.

“Kita sudah mempunyai peraturan menteri LHK terkait pengoperasian PUTA lingkup KLHK (P.16/2018). Sehingga nanti segala sesuatunya akan dibenahi terkait penggunaan PUTA seperti drone dan microlight trike, tidak hanya punya saja tetapi harus benar dalam penyimpanan dan pengoperasiannya,” tegas Gatot.

Gatot juga menambahkan bahwa dalam pengoperasian PUTA hal yang juga penting adalah kualitas data yang bisa didapatkan. “Sebenarnya dalam pengoperasian PUTA bukan sekedar mengoperasikannya, tetapi bagaimana memperoleh data yang baik kualitasnya sampai dengan memetakan wilayah dengan drone,” ujar Gatot.

Sementara itu kepala Balai Besar Taman Nasional Gede Pangrango, Wahyu Rudiyanto menyambut positif diadakannya bimbing teknis ini yang mengambil tempat di wilayah kerjanya, dia berpesan kepada para peserta untuk mengikuti bimbingan teknis ini dengan baik.

“Semoga ilmu yg didapat dari bimbingan teknis ini dapat bermanfaat untuk mendorong dan mengembangkan kinerja di instansinya masing masing”, pungkas Wahyu.

Hasil pendataan yang dilakukan oleh Pusat Keteknikan Kehutanan dan Lingkungan, sampai dengan saat ini terdapat 105 Satuan Kerja/Unit Pelaksana Teknis lingkup Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memiliki PUTA/Drone dengan jumlah sebanyak 227 unit. Dari 105 Satker/UPT yang memiliki PUTA/Drone, sebanyak 57 atau 53% Satker/UPT belum melaksanakan pelatihan pengoperasian PUTA/Drone.

Alur Kegiatan Pelatihan

Hari pertama, pelatihan dilakukan di dalam ruangan, peserta diajak untuk memahami secara menyeluruh komponen drone.

Selain itu peserta juga diberikan pemahaman tentang prosedur menerbangkan drone yang sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sehingga, peserta pelatihan tidak hanya bisa menerbangkan drone nantinya. Melainkan juga memahami prosedur yang benar dalam mengakuisi data dilapangan.

Hari kedua, peserta langsung diajak menerbangkan drone dengan metode kursus drone basic training dan skill training.

Selanjutnya peserta di ajak untuk praktek langsung melakukan pemetaan menggunakan drone.

dibawah ini beberapa dokumentasi kegiatan pelatihan.

Pada hari keempat, peserta di ajak untuk melakukan praktek pengolahan data. Mosaicking data.

Dan hari kelima, peserta kemudian dipandu untuk melayout dan menyajikan peta dalam bentuk gambar PDF.

Galeri Foto kegiatan

Pelatihan Drone Untuk KLHK Angkatan 2
Pelatihan Drone Untuk KLHK Angkatan 2
Praktek lapangan pemetaan menggunakan drone
Praktek lapangan pemetaan menggunakan drone
Pengarahan tentang metode pengambilan gambar drone
Pengarahan tentang metode pengambilan gambar drone
Pelatihan drone untuk KLHK
Pelatihan drone untuk KLHK
Praktek Pengolahan data hasil drone
Praktek Pengolahan data hasil drone

1 KOMENTAR

  1. What i do not realize is if truth be told how
    you are now not really much more smartly-preferred than you might
    be now. You’re very intelligent. You understand therefore considerably
    with regards to this topic, produced me personally consider it from so many
    varied angles. Its like women and men are not fascinated until it is one thing to do with Woman gaga!
    Your individual stuffs outstanding. All the time handle it up!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.