Friday, November 24, 2017

Istilah Yang Sering Digunakan Dalam Pemetaan Menggunakan Drone

Pemetaan Menggunakan Drone dianggap mampu menjawab kebutuhan dalam mendapatkan data yang lebih detail dan real time, namun masih banyak istilah - istilah yang cukup asing, sehingga perlu rasanya untuk membuat sebuah kumpulan - kumpulan istilah yang sering digunakan dalam melakukan pemetaan menggunakan drone atau pemetaan menggunakan wahana tanpa awak.

Dibawah ini beberapa istilah yang sering digunakan dalam melakukan pemetaan menggunakan WTA / UAV. (Laman ini belum final dan akan terus diperbaiki dan di tambah sesuai perkembangan dan kebutuhan).
Istilah Yang Sering Digunakan Dalam Pemetaan Menggunakan Drone
Istilah Yang Sering Digunakan Dalam Pemetaan Menggunakan Drone

Istilah Umum Drone


  1. DRONE / UAV : Singkatan dari Unmanned Aerial Vehicle atau disingkat UAV, adalah pesawat yang diterbagkan tanpa awak atau unmanned.
  2. Home : Jika diartikan secara harfiah, Home adalah bahasa inggris yang kalau di-Indonesiakan adalah Rumah, namun dalam pemetaan menggunakan drone, istilah Home ini merujuk pada tempat dilakukan take off. atau sebuah lapangan tempat dilakukan proses terbang dan turun, home biasanya dilapangan yang luas (untuk kebutuhan landing).
  3. GCS : Merupakan singkatan dari Ground Control Station, yang kalau diartikan kedalam bahasa Indonesia adalah Stasiun kendali darat. dalam penerbangan drone untuk pemetaan, GCS diartikan sebagai Orang yang mengontrol pesawat menggunakan Laptop yang ada Mission Plannernya. Adapun tugas dan tanggung Jawab dari GCS ini adalah untuk memastikan Bahwa Drone bekerja sesuai misi, jika tidak sesuai misi (tidak normal) maka GCS akan mengambil alih pesawat dengan cari menarik pulang (RTL).
  4. MULTIROTOR : Adalah rotor/ atau dinamo pengerak dari motor yang jumlahnya multi atau lebih dari satu yang biasa dipakai untuk mengerakan drone itu sendiri, DJI Phantom adalah salah satu jenis Multirotor
  5. GPS : adalah kependekan dari Global Positioning System, merupakan system navigasi berbasis satelit yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika, Jumlahnya sudah ribuan dan tergantung dari kegunaan masing masing dari satelit tesebut , secara singkat GPS ini dipakai untuk menunjukan posisi dari alat yang kita pakai
  6. GLONAS : Global Navigation Satellite System (GLONASS) adalah sistem navigasi satelit yang dioperasikan dan digunakan oleh Rusia. Pada dasarnya GPS dan GLONAS sama sebagai alat navigasi atau pendeteksi posisi.
  7. SATELIT : Jumlah satelit yang terlihat pada device pengotrol yang jumlahnya menunjukan berapa satelit yang melakukan kuncian pada drone yang berhubungan dengan system GPS
  8. IMU : An inertial measurement unit (IMU), adalah alat pengkukur dan penginformasi tetang kekuatan medan magnet mengatur posisi drone agar stabil, didalam IMU ini berisi accelerometers dan gyroscopes . IMU ini merupakan komponen utama dari drone , UAC . Informasi yang di dapat IMU akan menginformasikan posisi drone.  
  9. CALIBRASI COMPAS : Kalibrasi kompas yang merupakan prosedur untuk safety setiap drone , prosedurnya memiliki cara masing masing, tujuannya untuk mendapatkan posisi yang benar sehingga drone bisa menyamakan pergerakan dari rc dan menjalankan perintah dengan benar seperti perintah RTH dll
  10. RTH / RTL: Return to Home /Return To Launced, adalah feature di drone yang memungkinkan drone kembali ke pangkalan atau ke HOME yang telah di setting dari awal.
  11. PILOT DRONE : Orang yang mengedalikan drone dari jarak jauh disebu Pilot drone
  12. SAFETY PROSEDUR : prosedur aman yang harus dilakukan sewaktu menerbangkan drone.
  13. FIRS PERSON VIEW (FPV) : sudut pandang kamera yang bisa dirubah sesuai keinginan biasa di drone terlihat seperti naik pesawat atau helicopter yang bisa di setting sesuai kebutuhan. Biasa feature ini dipakai dengan google / kacatamata khusus untuk melihat secara langsung
  14. RTF (Ready to fly) : posisi dimana drone sudah siap untuk diterbangkan. Dalam jual beli drone, istilah RTF menunjukan bahwa drone tersebut lengkap, atau sudah satu paket.
  15. VPS : singakatan dari Vision positioning system adalah sistem sensor untuk mengukur ketinggian atau posisi dari drone tersebut
[lock]

BAGIAN - BAGIAN DRONE

  1. PROPELLER / Prop : Adalah baling baling yang dipakai untuk memberikan daya angkat pada drone, pengendali arah, dan penyeimbang, jumlah dari propeller tersebut bervariasi ada yang yang jumlahnya 2, 3, 4, 8 dan seteterusnya
  2. ESC ( Electronic Speed Controller ) : alat untuk mengatur arus tenaga baterai ke motor dan ke Flight Controller
  3. FC (Flight controller ) : adalah pengotrol dari drone untuk bisa bergerak sesuai dengan perintah.
  4. RC : Remote control yang dipakai untuk menggerkan drone dari jarak jauh biasa di drone RC ini dipasangkan dengan device seperti smartpone, tablet , komputer yang dipakai untuk visualisasi dari drone itu sendiri dan memantau pergerakannya dari jarak jauh
  5. GIMBAL : Adalah system penstabil dari camera , juga sebagai penghubung antara drone dan camera bentuknya masing masing berbeda tetapi memiliki kegunaan yang sama yaitu membuat stabil pengambilan foto atau video dengan menggunakan drone sehingga guncangan dari drone, dan angin tidak membuat foto mejadi goyang atau blur.
  6. Servo : Alat untuk mengatur gerakan pada sayap
  7. Telemetry : Alat yang digunakan untuk menghubungkan pesawat dengan komputer yang dipakai untuk GSC.
  8. Elevator : Biasa berada di ekor, gunanya untuk posisi naik dan turu drone (fixed wing)
  9. Rudder : Untuk membantu aileron miring ke kiri dan kekanan
  10. Aileron : berada di sayap kiri kanan, untuk belok pesawat.
[/lock]

NAVIGASI DAN GERAKAN DRONE 


  1. 3 AXIS : Drone dapat digerakan ke tiga titik sumbu , dengan drone quadcopter Drone dapat digerakan ke depan, kekiri keanan, dan berputar atau pada sumbu x , y , z atau sering disebut gerakan Pitch , Roll, Yaw .
  2. PITCH : gerakan drone untuk maju dan mundur pergerakanya bisa dengan memajukan stik ke depan dan kebelakang sesuai dengan setting rc yang kita lakukan
  3. ROLL  :gerakan drone untuk kekanan atau kekiri pergerakannya bisa dnegan mengerakan kekanan dan kekiri dari rc yang ada.
  4. YAW : gerakan drone untuk berputar dari kiri atau dari kanan dan pergerakannya juga dikendalikan dengan RC yang sama gerakannya dengan roll tetapi beda stik.
  5. THROTTLE :   Pengendali dari motor / rotor dari drone tersebut bisa juga disebut stik , biasa kita sebutnya throttle down artinya drone diarahkan kebawah. Naik menggunakan throttle up (arahkan stik ketas)
  6. AUTO TAKE OFF & LANDING  : Drone bisa diterbangkan secara langsung hanya dengan memencet tombol dan drone akan take off secara automatic begitu pula dengan landingnya 
  7. HOVERING : posisi drone dalam keadaan melayang diudara yang biasa dipakai untuk checking drone.
  8. TRIM : tombol atau dial yang dipakai untuk menyeimbangkan dan menjaga kestabilan drone, biasa dipakai di heli rc sedangkan di drone sudah diatur oleh IMU yang melakukan checking sehingga drone tetap stabil diudara.
  9. FIGURE 8 : Drone terbang membentuk arah atau bentuk angka 8

Artikel Terkait